Butuh gelandang dan striker

JEPARA - Tim pelatih Persijap (Jepara) melalui Asisten Pelatih Anjar JW menyatakan, masih membutuhkan pemain asing untuk posisi striker dan gelandang. Kebutuhan ini dirasakan mendesak, melihat materi pemain yang sejauh ini sudah berhasil dikumpulkan. Diharapkan dalam waktu dekat ini kebutuhan pemain tersebut bisa segera terpenuhi sehingga kerangka tim Persijap sudah siap.
Selain itu, Anjar JW juga menyatakan, masih membutuhkan bek sayap kiri untuk mengganti posisi Isdiantono yang dipastikan "membelot" ke Persisam (Samarinda). Sampai saat ini, Persijap sudah mendapatkan beberapa gambaran pemain untuk beberapa posisi. Meskipun belum semuanya deal, materi pemain yang sudah ada sudah bisa dijadikan sebagai calon kerangka tim.
Untuk lini belakang, Anjar menyebut saat ini sudah ada Ferly La'ala, Anam Syahrul, Berkah, Arif Fandi, Catur Rintang, Anggo Yulian dan Kasiadi. Jumlah tersebut ke mungkinan besar masih akan ditambah dengan kehadiran Evaldo Silva de Assis. Namun demikian, diakui sampai saat ini, banyak di antara pemain tersebut statusnya belum mencapai deal dan menanda-tangani MoU.
"Isdiantono sudah menghubungi saya melalui SMS dan menyatakan permohonan maaf, karena akhirnya memi lih ke Persisam. Bagi saya pribadi hal itu tidak ada ma salah. Namun berkaitan dengan klub saya tidak berhak memberikan komentar," ujar Anjar JW.
Pada latihan terakhir, Kamis (19/8) malam, seorang striker asal Brazil bernama Cayo Magrad mencoba keberuntungan untuk bisa bergabung. Pemain berusia 21 tahun ini tercatat sudah dua kali mengikuti latihan. Selain itu, Persijap juga masih memberi kesempatan pada Yoon Song Min, gelandang asal Korea Selatan yang juga masih bertahan di Jepara.
Kembali lepas Sementara itu, setelah Isdiantono, Persijap kembali kehilangan pemain bidikannya. Kali ini gelandang Mecan Nasyirov. Wakil Sekretaris Tim Persijap Nurjamil menyatakan pihaknya sudah tidak mungkin bisa mendapatkan Nasyirov karena pemain ini menyatakan sudah ber gabung dengan PSM (Makassar). Karena itu, katanya, operasi pencarian pemain asing akan dipindahkan ke sejumlah sasaran lain yang belum bisa disebutkan namanya.
Khusus mengenai Isdiantono, Persijap secara resmi akan mengadukan masalah ini ke BLI. Diharapkan BLI bisa memberikan jalan tengah mengenai masalah ini. Paling tidak, Persijap berharap, uang tanda jadi yang sudah diberikan ke Isdiantono bisa dikembalikan ke Persijap.
"Paling tidak kasus ini tidak terulang kembali. Selain itu, kami juga berharap, Isdiantono juga tidak seenaknya sendiri melanggar kesepakatan meski belum ada hitam di atas putih. Biar mulutnya tidak menclamencle lagi diwaktu yang akan datang," ujar Nurjamil.
Kabar "kaburnya" Isdiantono ke Persisam menimbulkan kekhawatiran akan menimpa beberapa pemain lain. Sebab meski sudah mencapai deal banyak pemain yang sampai saat ini belum melakukan tandatangan hitam diatas putih.
Anam Syahrul dan Ferly La'ala misalnya, meski sudah deal ternyata juga belum melakukan tanda tangan kontrak. Anam dalam dua hari terakhir tidak terlihat di lapangan. Hal yang sama juga terjadi pada Nurul Huda. "Soal itu kami akan segera bertindak cepat. Anam dan Nurul kami pastikan tidak akan lari. Mereka sudah izin ke Pelatih karena sakit," ujar Nurjamil. dis-did
Share on Google Plus

About Bagoes Gunawan

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar