Tak dominan, tapi menang

JEPARA - Persijap (Jepara) kembali meraih hasil penuh dalam pertandingannya di Kompetisi Indonesia Super League. Menjamu Persisam (Samarinda), Rabu (10/11) petang, mereka berhasil menang 1-0. Meski hanya menang tipis, kemenangan ini terasa sangat menggairahkan bagi pemain dan pendukung Persijap yang hadir di Stadion GBK Jepara.
Gelandang serang Persijap asal Korea Selatan, Youn Soon Min menjadi pahlawan bagi timnya. Sundulannya pada menit ke-16 secara telak menggetarkan jala gawang Persisam yang dijaga oleh Wawan Hendrawan. Berawal dari tendangan bebas Danan Puspito, pemain asal Korea Selatan ini lepas dari kawalan pemain belakang Persisam.
Tanpa hambatan Youn menghujamkan bola dengan deras menggunakan kepalanya. Kalah dalam kualitas individu pemainnya, Persijap berusaha mengimbangi dengan permainan kolektif yang efektif. Persisam sendiri sesuai prediksi bermain lebih dominan dalam pertandingan tersebut.
Ronald Fagundez, Ahmad Sembiring, Irsad Aras dan Dong Soo terlihat mobil di lini tengah. Namun demikian, dengan sabar Ferly La’ala yang turun diposisi gelandang bertahan masih mampu mengacaukan pasokan bola ke Julio Lopez yang berposisi sebagai penyerang.
Tekanan-tekanan pemain Persisam memang sering menjamah daerah pertahanan Persijap. Namun demikian Evaldo, Kasiadi dan Anam Syahrul mampu berkonsentrasi penuh. Persijap sendiri justru merepotkan pertahanan Persisam melalui seranganserangan balik cepat yang efektif. Persisam yang lebih menekan, sering kedodoran menghadapi serangan balik dari tuan rumah.
Memasuki babak kedua, dominasi Persisam semakin terlihat. Mereka lebih banyak menguasai bola. Namun demikian, pertahanan Persijap yang tangguh tidak bisa mereka tembus. Praktis bisa dikatakan tidak ada sat upun peluang yang berhasil diciptakan para pemain Persisam, meski pada kenyataannya mereka lebih menguasai bola.
Persijap sendiri, melalui striker Risky Nopriansyah justru berhasil menciptakan peluang. Dalam sebuah serangan balik, Danan Puspito juga sempat menciptakan peluang. Sayangnya tendangannya masih bisa ditepis penjaga gawang Persisam.
Alasan
Usai pertandingan, Pelatih Persisam Hendri Susilo menyatakan timnya memang gagal. Meskipun menguasai pertandingan, Hendri menyatakan tidak ada artinya karena memang tidak bisa mencetak gol. Pelatih muda ini dengan terbuka menyatakan, timnya memang kalah dan tidak ingin mencari-cari alasan mengenai hal ini.
”Saya kira pertandingan sore ini berjalan dengan bagus. Tim kami memang kalah karena tidak bisa mencetak gol. Saya tidak mau memakai alasan apa pun untuk kekalahan ini. Soal jadwal pertandingan atau yang lainnya. Kami kalah itu saja,” katanya kepada para wartawan dalam sesi jumpa pers, usai pertandingan.
Sementara itu dari kubu Persijap, Pelatih Suimin Diharja mengakui timnya kalah dalam penguasaan bola. Pada kesempatan jumpa pers, Suimin menyatakan untuk penguasaan bola dalam pertandingan tersebut adalah 40%-60% untuk Persisam.
Namun pihaknya lebih beruntung karena berhasil menciptakan satu gol. Cukup dengan satu gol tersebut timnya bisa meraih poin penuh. ”Kami tentu sangat senang karena bisa menang dari tim berkualitas seperti Persisam. Secara materi kami jelas kalah. Kami hanya mengandalkan kolektivitas. Kalau akhirnya bisa menang 1-0 itu sudah sangat bagus bagi kami,” ujar Suimin Diharja.  dis-de

Share on Google Plus

About Bagoes Gunawan

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar