Reuni Sarat Emosi

JEPARA. Lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2010/2011 kembali berlangsung sore ini (kick off pukul 16.00 Wib) di stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara. Persiba Balikpapan akan melakoni laga tandang kedua mereka menghadapi tuan rumah Persijap Jepara. Duel sarat emosi akan tersaji, Junaidi dengan tiga skuad eks Persijap yang kini merapat ke Beruang Madu pastinya bakal dihantui teror penonton.
Tampil dikandang dengan dukungan penuh Banaspati pasti dimaksimalkan Persijap guna meraih poin penuh. Membayar lunas hutang kekalahan usai takluk 0-1 dari PSM Makassar
pada laga perdana, tentu menjadi harga mati tim besutan Divaldo Silva Alves itu.
"Pola permainan memang belum kami dapatkan. Terbukti kami tumbang saat laga pertama, tapi kami tidak ingin ini terulang. Menghadapi Persiba kami ingin raihan maksimal," kata assisten pelatih Persijap, Anjar Jambore Widodo.
Anjar mengakui, salah satu kelemahan Evaldo Silva  cs ada adalah pada lini tengah. Motor serangan di lini tersebut gagal memainkan perannya. Hasilnya, tim lawan mampu menguasai sektor tersebut. Akan tetapi Persijap tak mau larut, mereka  telah bergerak cepat mengevaluasi kekurangan itu.
"Dengan hanya satu striker (Guti Ribeiro,red), pemain tengah kami jarang menyuplai bola. Hasilnya kami kurang memiliki peluang, semoga hasil evaluasi jadi trend positif merebut poin penuh," ujarnya.
Rekor pertemuan kedua tim sebenarnya tak begitu banyak. Dari empat pertemuan terakhir di kandang, kemenangan besar selalu didominasi Laskar Kalinyamat. Tengok pada musim lalu, saat bertandang ke Bumi Kartini, Beruang Madu yang kala itu diarsiteki Daniel Roekito dilumat dengan skor 3-1, sebiji gol hanya ditorehkan striker Chile, J-lo yang kini berlabuh di Persisam. Yang berperan dalam kemenangan besar Persijap saat itu, adalah Junaidi yang kini balik kampung bersama  Persiba. Ketangguhan Persijap kontra Persiba juga terjadi di dua musim sebelumnya yakni 2005 dan musim 2008. Tak tanggung-tanggung, gawang Persiba saat itu menjadi lumbung gol dengan skor 5-0 dan 5-1.
 "Saya ingat waktu terakhir main kita kalah 3-1, tim ini cukup kuat jika main dikandang sendiri," ingat Robertino Pugliara, playmaker Persiba.
Partai ini pastinya begitu krusial bagi Persiba. Catatan buruk pertemuan Mijo Dadic cs  dikala dijamu Persijap yang didominasi tuan rumah tentunya ingin segera ditutup. Kini tugas Junadi mematahkan rekor itu."Siapa pun ingin menang. Sebagai seorang profesional tentunya saya ingin memberi yang terbaik begitu juga dengan tim saya," sahut Junaidi.
Menilik  uji coba lapangan Gelora Bumi Kartini, sore kemarin. Bisa Dipastikan skema formasi inti Persiba tidak mengalami perubahan. Tiga lini dengan pola 3-5-2 tetap diisi amunisi yang dplot pada partai pertama. Aldo Barreto tetap ditandemkan di depan bersama Sultan Samma. Keduanya akan disokong lini tengah yang diisi Robertino Pugliara, Kim Yong Hee serta Donny Siregar. Begitu juga dengan lini belakang, Erik Setiawan dan Makhrus Bachtiar yang telah mengantongi kartu kuning tetap dipercaya menjaga pos mereka bersama Edy Gunawan, Muhammadan dan Mijo Dadic.
"Kita sudah evaluasi sedikit di lini tengah yang kurang menyokong bola ke depan," sahut Junaidi kembali.
Lalu apakah Junaidi akan memasang 3 mantan pilar Persijap? Junaidi belum berani memberi kepastian."Kita putuskan nanti, yang jelas seluruh pemain dalam kondisi siap," jawabnya. (noq/kpnn)
Share on Google Plus

About Bagoes Gunawan

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar