Persijap Kesulitan Rekrut Ekspatriat karena Dana Minim

Dana minim untuk menghadapi Indonesia Super League (ISL) musim 2014, membuat Persijap Jepara kesulitan untuk merekrut pemain asing.
Beberapa ekspatriat yang merapat ke klub berjuluk Laskar Kalinyamat ini terus melakukan negosiasi yang
alot.
Roberto Kwateh menjadi ekspatriat pertama yang harus mundur dari alotnya negosiasi kontrak.
General Manager Persijap, Muhammad Said Bassalamah pun masih melakukan negosiasi yang panjang terkait kontrak ekspatriat asal Brazil, Antonio Teles.
"Dana kami memang minim untuk mengarungi ISL musim kompetisi ini. Kami masih melakukan negosiasi untuk yang panjang bagi para pemain asing," papar Bassalamah kepada Tribun Jateng, Rabu (8/1/2014).
Selain Teles, Bassalamah juga mengincar nama lainnya seperti Christian Lenglolo dan Herman Dzumafo Efandi.
Bassalamah menambahkan Persijap juga melakukan penjajakan dengan klub peserta Malaysia Super League (MSL), Trengganu FC untuk melakukan pertukaran pemain.
Rencananya pemain Persijap U-21 akan ditukar pemain Trengganu U-21. "Tetapi ini masih proses penjajakan," tandasnya.
Share on Google Plus

About Bagoes Gunawan

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar