Pelatih Persijap Jepara Soroti Transisi Antarlini

Anjar Jambore menilai transisi permainan antara menyerang dan bertahan belum memuaskan.

Pelatih Persijap Jepara Anjar Jambore Widodo masih belum puas dengan performa Laskar Kalinyamat, kendati memetik kemenangan telak 4-0 atas Persires Sukoharjo dalam laga uji coba di Stadion Gelora Bumi Kartini, Sabtu (18/4).


Striker berpengalaman Agung Supriyanto menyumbang dua gol di laga itu. Sedangkan dua lainnya dilesakkan Rusdi Bahalwan dan Kukuh P. Walau menang besar, Anjar menilai masih banyak kelemahan yang terlihat di tim besutannya.

“Masih banyak kekurangan di semua lini, harus segera dievaluasi,” tegas Anjar kepada Goal Indonesia.

Transisi antarlini menjadi catatan penting dalam laga uji coba tersebut. Sebelumnya, Noorhadi cs bermasalah dengan lini belakang dan striker. Lawan yang dihadapi memang setingkat di bawah Noorhadi cs, sehingga belum bisa menjadi tolok ukur kemampuan pemain dalam kompetisi resmi.

Dengan masuknya empat pemain baru, Saralim, Slamet Sampurno, Hariyanto dan Khusnul Yuli, lambat laun bisa menutup kekurangan lini belakang.

“Transisi antara bertahan ke menyerang, dan sebaliknya masih belum jalan. Sisa waktu yang ada akan segera dibenahi,” tandasnya.

Terkait keputusan menteri pemuda dan olahraga (Menpora) Imam Nahrawi yang tidak mengakui PSSI, Anjar tak ambil pusing. Menurutnya, dia bersama pemain hanya fokus menghadapi kompetisi.

“Kami tetap fokus hadapi partai perdana. Semoga secepatnya bisa selesai persoalan antara PSSI dan Menpora agar kami bisa berkompetisi,” ujar Anjar. (gk-18)
Share on Google Plus

About Bagoes Gunawan

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar