Kekalahan Persijap Karena Tidak Sesuai Instruksi

Malang (ANTARA News) - Pelatih Persijap Jepara, Suimin Dihardja menegaskan, kekalahan timnya dari Arema FC 0-2 pada laga lanjutan Liga Super Indonesia (LSI) di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Rabu mala,m akibat tidak menghiraukan instruksinya.

Hal tersebut dikatakan Suimin kepada wartawan dalam keterangan persnya usai pertandingan kedua tim
tersebut.

Ia menjelaskan, telah menginstruksikan para pemainnya agar tetap bertahan hingga menit ke-70. Namun intsruksi tersebut dihiraukan, dan pemainnya sudah berani menyerang pada menit ke-30.

"Jika sesuai instruksi, tidak tertutup kemungkinan Persijap bisa menang atas Arema sehingga kami pulang tidak dengan tangan hampa," katanya.

Suimin menjelaskan, dengan berani tampil menyerang maka pertahanan Persijap yang dikawal Evaldo Silva De Assis menjadi lengah dan dimanfaatkan pemain depan Arema, sehingga menghasilkan gol di menit ke 17 melalui kaki Esteban Guillen.

Ia juga menyalahkan kerjasama timnya yang kurang bagus, sehingga mudah dikalahkan oleh tim tuan rumah. "Organisasi dan karakter pemain saat melawan Arema tidak terlihat dan banyak kekurangan," katanya.

Padahal dia sangat berharap dalam laga melawan Arema tersebut, pemain Persijap bisa bermain sepak bola "pesisir" yang keras tapi tidak kasar. "Saya sudah instruksikan, tapi pemain kurang memahami," ujar Suimin.

Ia memuji performa tim tuan rumah dalam pertandingan tersebut, meski demikian dirinya juga menghargai kerja keras anak asuhnya dalam pertandingan itu.

Pelatih Arema, Miroslav Janu, dalam kesempatan terpisah menuturkan, dalam pertandingan tersebut, anak asuhnya bermain cukup bagus, meskipun tuntutan untuk menang besar atas Persijap tidak bisa diwujudkan.

"Kami bangga dalam permainan melawan Persijap, meski kondisi pemain kurang bagus," ujar Janu.

Ia mengatakan, permainan Persibo Bojonegoro sebelumnya dengan Persijap saat ini sangatlah berbeda. Meski demikian dengan kemenangan atas Persijap ini dapat menjadi modal Arema dalam laga berikutnya.

Dalam laga tersebut, kedua gol Arema dicetak Esteban Guillen di menit ke-17 serta M Ridhuan pada menit ke-69.

Susunan pemain Arema pada laga tersebut yakni Kurnia Meiga (g), Beni Wahyudi, Purwaka Yudi, Waluyo, Zulkifli Syukur, Esteban Guillen, Juan Revi, Roman Chmelo, Yongky Ariwibowo, Noh Alam Shah, M Ridhuan.

Untuk Persijap, yakni Danang Wihatmoko (g), Aris Fandi Kurniawan, Kasiadi, Evaldo Silva, Catur Bintang, Enjang Rohiman-KK, Hyun Soon Min, Gustavo Beirao, Francisco Javier Perez/Joan Joansyah (39), Nurul Huda serta Gendut Doni.(*)
(ANT-162/I007/R009)

Source : http://www.antaranews.com/berita/1287610097/kekalahan-persijap-karena-tidak-sesuai-instruksi
Share on Google Plus

About Bagoes Gunawan

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar