Persebaya Pantang Remehkan Persijap


Jangan pernah anggap remeh tim papan bawah. Peringatan itu layak ditujukan Persebaya jika tak ingin kembali tersungkur secara memalukan di lanjutkan Indonesian Premier League (IPL), tepatnya kala menantang tuan rumah Persijap Jepara, di Stadion Bumi Kartini, Senin (6/2/2012) besok.

Di atas kertas tim berjuluk Bleduk Ijo jelas diunggulkan meraup poin penuh atas Persijap walau
berstatus tim tamu. Sebab, calon lawan yang berjuluk Laskar Kalinyamat berstatus sebagai juru kunci klasemen sementara IPL. Namun meski menjadi juru kunci bukan berarti tim asuhan Agus Yuwono itu menjadi tim paling lemah.

Maklum, Persijap saat ini baru menjalani empat laga lebih sedikit dibandingkan mayoritas tim lain seperti Persebaya yang sudah melokoni enam pertandingan. Dari empat laga itu, Persijap memang belum pernah sekalipun meraih kemenangan.

Tapi sekali harus diingat dari empat laga itu, tiga diantaranya dilakukan di kandang lawan. Persijap baru sekali bertanding di depan publik sendiri dengan hasil imbang melawan Persema Malang 1-1.

“Menghadapi tim yang berada di papan bawah, kami tidak boleh lengah. Semangat mereka pasti berlipat saat menghadapi Pesebaya. Itu yang harus kita waspadai,” ingat Manajer Persebaya Saleh Hanifah.

Pantas jika Persebaya tetap harus 'siaga satu'. Apalagi jika melihat catatan rekor pertemuan kedua tim, Persijap termasuk salah satu tim yang sulit ditaklukan Persebaya jika bermain di Jepara. Dari tiga kali lawatan pertemuan terakhir, Persebaya menelan dua kali kalahan dan sekali imbang. Raihan satu poin didapat Maret 2005 silam dengan skor 0-0.

Namun catatan buruk itu tidak meredupkan optimisme Saleh Hanifah jika timnya bisa membawa pulang tiga poin. “Peluang untuk meraih kemenangan tetap ada. Kami kesana tidak hanya sekadar melaksanakan pertandingan, tapi juga merebut poin maksimal,” ujar pengusaha perlengkapan olahraga ini.

Sementara itu, Pelatih Persebaya Divaldo Alves tidak melihat posisi klasemen sebagai jaminan timnya bakal bisa menang mudah. Saat ini Persebaya sendiri berada di peringkat enam dan terpaut jauh dari Persijap. “Kalau lihat papan klasemen, antara posisi pertama dengan papan bawah tak terlalu jauh. Jadi tidak bisa dijadikan ukuran kekuatan,” ujarnya.

Ditambahkan Divaldo, saat ini dia mengaku sudah mengantongi kelemahan maupun kekuatan. Maklum dua musim lalu, pria asal Portugal ini pernah menjadi pelatih Persijap. “Sudah banyak pemain baru di Persijap, tapi kita sudah mempelajari kekuatan mereka dari beberapa rekaman pertandingan,” ujarnya.

Salah satu pemain yang bakal diwaspadai adalah Noor Hadi. Striker spesialis pengganti ini dinilai punya kecepatan dan naluri gol tinggi meski posturnya tidak terlalu ideal untuk seorang penyerang, Selain punya kecepatan, dia bagus untuk dimasukkan di babak kedua,” kata Divaldo mengometari bekas pemainnya itu.

Sementara itu, Persebaya sendiri sudah bertolak meunuju Jepara pagi kemarin dengan memboyong 18 pemain. Dalam rombongan skuad Persebaya akhirnya tidak ada nama Mat Halil yang sebelumnya mengalami cedera akibat bertubrukan dengan pemain Persiba Bantul, Cornelis Kaimu.

Sebagai pengganti Halil, pelatih Divaldo Alves mencantumkan nama Yusuf Hamzah dan Khomad Suharto. Kedua pemain ini menjadi pilihan mengisi sektor sayap kanan berdampingan dengan Erol Iba di sisi kiri. Sedangkan di posisinya tidak akan banyak mengalami perubahan, semua pemain intin di ikut termasuk bintang lapangan Andik Vermansyah. (Kukuh Setiawan (Koran Sindo)/Koran SI/acf)
Share on Google Plus

About Bagoes Gunawan

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar