Aduh, Lini Tengah Persijap Rapuh

JEPARA - Barisan lini tengah Persijap Jepara terancam rapuh. Hingga saat ini, tim  tidak kunjung mendapatkan pemain tengah yang ciamik. Meski seleksi pelamar umum sudah dibuka sejak 13 Januari lalu, belum ada pemain yang sesuai dengan kebutuhan tim.

Laskar Kalinyamat masih kekurangan slot dua pemain di barisan gelandang. Karena tidak ada stok lagi, untuk sementara ini tim Kota Ukir terpaksa mengandalkan dua pemain dari Persijap U-21.

''Sementara ini masih menggunakan pemain U-21. Tim sudah terbentuk 95 %,  dengan 25 pemain, yang akan menghuni tim musim depan,''ujar CEO PT Jepara Raya Multitama, perusahaan pengelola Persijap Jepara, Mohamad Said Basalamah, Senin (19/1).

Sebenarnya, sudah ada penggawa musim lalu, Catur Rintang dan Fatkhul Manan. Namun, alokasi yang ada masih membutuhkan tambahan pemain, mengingat lini tersebut menjadi penyeimbang dalam membangun serangan maupun saat masa bertahan.

Sementara di barisan kiper, belakang dan depan, tidak menemui kendala dan jumlah pemain telah sesuai kebutuhan. ''Coach Nikola minta lini tengah benar-benar dipertajam. Kami  masih kekurangan di lini tengah, karena ini vital,''tandasnya.

Setelah tim terbentuk, Persijap berencana mematangkan tim dengan menggelar serangkaian uji coba.
Latih tanding pertama akan diagendakan akhir Januari ini, melawan Persijap U-21 atau U-23. Pihaknya tidak terlalu tertarik beruji coba dengan klub lokal Jepara, karena pengalaman yang kurang menyenangkan sebelumnya.

''Kalau dengan klub lokal, yang turun malah pemain tua-tua karena sekadar ingin mencoba di Stadion Gelora Bumi Kartini, ini kan tidak objektif,''katanya.
Share on Google Plus

About Bagoes Gunawan

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar